proposal musholla

12 November 2009

PROPOSAL
PEMBANGUNAN MUSHOLLA & TPA
“BAITUL MUTTAQIN”
VILLA MUTIARA GADING 3
KEL. KEBALEN, KEC. BABELAN
KAB. BEKASI

I. PENDAHULUAN

Misi utama yang diemban oleh Nabi Muhammad SAW. Adalah membangun manusia yang berakhlak mulia sesuai dengan risalah beliau dan agama Islam sebagai “rahmatan lil ‘alamin”

Ketika Rasulullah hijrah ke Madinah, beliau segera meletakkan dasar-dasar masyarakat Islam. Yang pertama adalah mendirikan masjid untuk tempat berkumpul dan bertemu disamping untuk beribadah kepada Allah. Di masjid dapat pula dipakai tempat untuk mengadili perkara, jual beli dan lain-lain. Masjid berperan besar mempersatukan umat yang terdiri dari berbagai suku.

Hal ini sangat penting untuk disadari dan dihayati oleh setiap pribadi muslim dan umat islam sehingga mampu berperan secara kreatif dan kontributif dalam proses globalisasi dunia menuju peradaban global. Lebih-lebih bagi umat islam yang hidup di desa Karangwidoro yang mengalami proses pembauran sosial-budaya dalam lingkungan masyarakat yang plural dengan berbagai latar belakang etnis, ras, kultur dan agama.

Pembauran sosial-budaya dari berbagai unsur masyarakat yang mengandung perbedaan yang mencolok, terutama dalam aspek agama dan budaya, seringkali menimbulkan konflik nilai yang melahirkan orang-orang yang hidup dalam keterasingan dan mengalami kepribadian yang terpecah dengan berbagai bentuk menifestasinya. Situasi seperti ini juga menimbulkan kesenjangan budaya yang mengancam keharmonisan keluarga.

Untuk mengurangi berbagai ekses dan efek sampingan yang diakibatkan oleh pembauran sosial-budaya yang tidak terelakkan itu, Masyarakat Islam di desa Kebalen menyadari perlunya sebuah lembaga “sosial keagamaan” sebagai wahana dan sarana pembinaan ketahanan mental untuk memelihara keimanan dan kepribadian ummat Islam. Lembaga yang tepat itu adalah sebuah Musholla yang diharapkan memiliki multifungsi, tidak hanya sebagai tempat ibadah, melainkan juga sebagai wahana pendidikan, sosial dan budaya untuk memelihara nilai-nilai ke-Islaman. Dengan demikian diharapkan masyarakat Islam di desa Kebalen tersebut tidak larut begitu saja dalam proses pembauran sosial-budaya yang tidak terarah.

II. DASAR RELIGIUS

Membangun Masjid termasuk perintah agama, Rosulullah SAW menganjurkan ummatnya untuk membangun Masjid dimana mereka berada. Rosulullah bersabda dalam hadisnya “barang siapa membangun Masjid di dunia, maka Allah akan membangunkan sebuah istana di surga”.
Dari hadist ini dapat dipahami bahwa membangun masjid itu bukan sekedar memelihara dan melestarikan warisan, melainkan juga merupakan perintah baik dari Allah maupun dari Rosulnya. Dalam Al-Qur’an diisyaratkan betapa pentingnya sebuah Masjid sebagai ajang berfastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan).

Firman Allah :
“Hanyalah orang-orang yang memakmurkan masjid-masjid Alllah adalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari Akhirat, serta tetap mendirikan Shalat, mengeluarkan Zakat dan tidak takut kepada siapapun kecuali kepada Allah. Mereka itulah orang-orang yang diharapkan untuk menjadi orang-orang yang mendapat petunjuk.” (At Taubat :18).

Allah juga berfirman
“maka apakah orang-orang yang mendirikan bangunannya ditepi jurang yang runtuh, lalu bangunannya itu jatuh bersama-sama dengan dia kedalam neraka jahannam? Dan Allah tidak memberikan petunjuk kepada orang-orang yang Dzalim” (At-Taubat : 109).

Rasulullah SAW mengingatkan kita bahwa sebaik-baiknya shalat ialah yang dikerjakan dirumah kecuali shalat fardu. Shalat fardu lebih utama dikerjakan di Masjid secara berjemaah. Hal ini menunjukkan bahwa pentingnya Masjid sebagai sarana ibadah. Orang-orang yang terikat hatinya dengan Masjid termasuk golongan yang akan mendapatkan perlindungan Allah dihari kiamat., demikian dijelaskan Nabi Muhammad SAW dalam salah satu sabdanya. Pembangunan Masjid termasuk salah satu amal jariah yang akan mengalirkan pahala terus menerus bagi orang-orang yang membangunnya. Karena hal ini termasuk salah satu dari tiga amal yang dinyatakan oleh Rasulullah SAW:
“Apabila anak Adam (manusia) meninggal dunia, maka putuslah segala amal perbuatannya kecuali tiga perkara, yaitu: sadaqah jariah, ilmu yang bermanfa’at dan anak yang shaleh yang mendoakan orang tuanya.” (HR. Muslim).

Bagi mereka yang membangun Masjid atau menginfaqkan hartanya untuk pembangunan Masjid termasuk dalam kategori firman Allah:
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir terdapat seratus biji. Allah melipat-gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui“ (Al-Baqarah:261).

III. LATAR BELAKANG

Desa Kebalen terletak di kecamatan Babelan kabupaten Bekasi. Di desa ini terdapat beberapa perumahan yang masih berkembang terus proses pembangunannya, sehingga terjadi proses pembauran sosial-budaya antara penduduk asli dengan masyarakat pendatang yang berada di perumahan. Penduduk di sekitar lokasi pembangunan musholla “Baitul Muttaqin” mayoritas muslim yang mencapai 90%, dan sampai saat ini kegiatan keagamaan di perumahan tersebut masih kurang terkondisi dengan baik karena belum ada sarana ibadah berupa masjid. Kegiatan keagamaan berupa pengajian rutin dan shalat taraweh bersama serta peringatan hari-hari besar Islam selama ini sudah berjalan dengan memanfaatkan rumah warga yang masih belum ditempati atas kerelaan pemilik rumah, sedangkan pengajian rutin dilaksanakan di rumah warga secara bergiliran. Kaum Muslimin di perumahan tersebut merasa sangat membutuhkan keberadaan musholla sebagai sentral kegiatan keagamaan dan sosial.

Didasarkan atas landasan pemikiran dan kesadaran di atas itulah muncul tekad dari kaum muslimin di desa Kebalen untuk membangun sebuah Musholla yang tidak hanya mampu menampung kebutuhan spritual dan sosial ummat Islam, akan tetapi juga cukup representatif untuk menampilkan wajah kultural ummat Islam, sebagaimana telah dilakukan oleh Masyarakat islam di berbagai daerah di Indonesia

IV. TUJUAN

Pembangunan Musholla di desa Kebalen kecamatan babelan kabupaten Bekasi bertujuan untuk :
1. Menjadikan Musholla sebagai pusat kegiatan dan ibadah ummat Islam.
2. Sebagai sarana yang representatif, untuk membentuk sumberdaya manusia yang berkualitas, beriman dan bertaqwa serta berbudi pekerti luhur, sehingga berguna dan berbakti kepada masyarakat, agama dan bangsanya.
3. Sebagai salah satu media untuk memperkuat tali silaturrahmi dan ukhuwah Islamiyah antar warga muslim di desa Kebalen
4. Sebagai salah satu sarana berda’wah, dan sebagai tempat kegiatan yang menunjang pembinaan Masyarakat Islam di desa Kebalen

V. LOKASI PEMBANGUNAN

Musholla Baitul Muttaqin akan dibangun di lokasi perumahan Vila Mutiara Gading 3 Blok L7, di Desa Kebalen Kec. babelan Kab. Bekasi.

VI. ANGGARAN BIAYA

Jumlah biaya yang diperlukan untuk pembangunan Musholla diperkirakan sebesar Rp. 87.410.000,- (Delapan puluh tujuh juta empat ratus sepuluh ribu rupiah). Dana pembangunan Musholla akan dikumpulkan melalui swadaya kaum muslimin di desa Kebalen dan sumbangan dari donatur. Dengan niat yang ikhlas dan sungguh-sungguh serta semangat yang tinggi, diharapkan dana dan bahan bangunan akan terkumpul secara bertahap, sehingga pada awal Juni tahun 2010 pembangunan dapat dimulai.

VII. PENUTUP

Demikian proposal ini kami buat sebagai bentuk informasi yang dapat kami sampaikan, dengan tangan terbuka dan penuh tanggungjawab kami akan menerima dan memanfaatkan segala bentuk sumbangan dari para dermawan dan kaum muslimin baik berupa uang maupun bahan bangunan untuk kepentingan pembangunan musholla “Baitul Muttaqin”. Semoga partisipasi dan sumbangan para donatur dicatat sebagai amal jariyah di sisi Allah swt. Amin.

Bekasi, 10 November 2009
Sekretaris, Ketua,

Suherman Margono
02198744564 081511680580

RENCANA ANGGARAN BIAYA
Proyek : Pembangunan Musholla Baitul Muttaqin
Pekerjaan : Struktur, Arsitektur & Elektrikal
Lokasi : Villa Mutiara gading 3, Bekasi

No Jenis Pekerjaan Sat Volume Harga sat Jumlah

1 Pekerjaan Persiapan Ls 1 1,000,000.00 1,000,000.00
2 Pekerjaan Urugan (peninggian tanah) m3 28 112,000.00 3,136,000.00
3 Pekerjaan Fondasi batukali m3 27.0 270,000.00 7,290,000.00
4 Pekerjaan Struktur Beton m3 1.98 2,500,000.00 4,950,000.00
5 Pekerjaan Bekisting kayu m2 48.00 105,000.00 5,040,000.00
6 Pekerjaan Pasang dinding bata merah m2 77.1 86,400.00 6,661,440.00
6 Pekerjaan Pasang Bata lubang udara m2 17.4 100,000.00 1,740,000.00
7 Pekerjaan Plaster aci dinding m2 171.6 33,600.00 5,765,760.00
8 Pekerjaan Pas.keramik m2 57.0 122,000.00 6,954,000.00
9 Pekerjaan plafond m2 57.0 100,000.00 5,700,000.00
10 Pekerjaan Cat m2 171.6 30,000.00 5,148,000.00
11 Pasang Pintu 2300×1700 (double) unit 3.0 2,000,000.00 6,000,000.00
12 Pasang Jendela boven 1000 x 500 unit 2.0 700,000.00 1,400,000.00
13 Pekerjaan Instalasi Penerangan Ls 1.0 2,000,000.00 2,000,000.00
14 Pekerjaan Rangka Atap Baja Ringan m2 117.8 110,000.00 12,962,400.00
15 Pekerjaan Penutup Atap m2 117.8 65,000.00 7,659,600.00
16 Pekerjaan Tempat wudhu & toilet Ls 1.0 4,000,000.00 4,000,000.00

Total 87,407,200.00
Dibulatkan 87,410,000.00

Halo dunia!

12 November 2009

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.